Menu

8 tips saat serah terima mobil baru

Sabtu, April 28th 2018.

Tingginya angka pertumbuhan mobil baru mempengaruhi peningkatan produksi bagi produsen otomotif. Para produsen berupaya mengejar kuota jumlah produksi secara cepat untuk dapat memaksimalkan profit. Sehingga mungkin saja terjadi sejumlah unit mobil akan mengalami kesalahan produksi minor di suatu bagian mobil ketika serah-terima mobil baru ke konsumen.

Oleh karena itu, untuk Anda yang memesan mobil dan sedang menantikan mobil baru datang, ada sejumlah tips bermanfaat yang perlu diperhatikan saat checklist pada saat prosedur serah-terima mobil baru /delivery unit.

Apabila menemui sesuatu pada mobil yang tidak sesuai, kita berhak untuk menanyakan ke pihak dealer. Kemudian usahakan agar tidak diperbaiki dengan perbaikan cat. Di samping akan menjadi tidak orisinal lagi, perbaikan tersebut akan berpotensi menyebabkan belang pada bodi mobil.

Agar dapat lebih teliti, tak ada salahnya turut memeriksa pula bagian kolong kendaraan. Sebagai pembeli sebuah mobil baru, Anda memiliki hak untuk menerima mobil dalam kondisi yang prima.

foto ilustrasi tips penting serah-terima mobil baru

foto ilustrasi serah-terima mobil baru

8 poin CHECKLIST yang penting dilakukan saat serah-terima mobil baru:

1. Perhatikan kondisi interior dan jok

Biasanya, semua interior mobil baru akan ditutupi plastik pelindung. Terlebih pada sisi jok. Saat serah terima mintalah pihak perwakilan dealer guna membuka cover plastik tersebut, supaya dapat melihat dengan jelas serta detail bagian interior. Sebaiknya tidak mengerjakan pembukaan plastik ini sendiri, biar bila ada suatu kerusakan, maka pihak dealer dapat langsung menanggapinya.

Periksalah semua bahan plastik pada interior mobil. Bila ditemukan cacat atau tidak berfungsi, tak perlu berlebihan sampai menuntut unit pengganti. Cukup dengan penggantian suku cadang interior yang bermasalah.

Ada beberapa kustomer karena mobil baru merasa sayang atau tidak sempat melepas pembungkus plastik pada sebagian atau bagian tertentu, seperti; Visor, Spion tengah, armrest, dsb. Kalau hanya beberapa hari, hal tersebut tidak terlalu berdampak dan sah saja. Tapi, jangan biarkan tertutup sampai berbulan-bulan.

Selain nanti beresiko membuat kondisi berkemudi kurang nyaman dan berbahaya, seiring waktu berjalan plastik tersebut akan mengumpulkan debu. Kemudian sewaktu dilepas setelah sekian lama, kondisi bagian yang tertutup plastik akan belang dengan interior lainnya.

2. Lihat dan simpan kelengkapan buku panduan

Penting bagi Anda untuk mengetahui semua fitur dan spesifikasi mobil yang di beli. Karena Anda akan banyak menghabiskan waktu mengendarai dan berada dalam mobil tersebut, baik dengan menyetir sendiri ataupun dengan supir. Selain panduan manual, lihat pula apakah buku servis berkala, lalu panduan perangkat audio dan kunci serep cadangan / keyless entry card* / immobiliser* semua sudah lengkap?

*Biasa terdapat pada mobil keluaran terbaru dan atau tipe premium dilengkapi fitur keyless entry dan starter tanpa kunci

Simpan baik-baik apabila tidak ingin disimpan dalam mobil. Karena sewaktu nanti akan menjual mobil tersebut, kelengkapan buku bisa saja dipertanyakan oleh calon pembeli dan dapat menjadi dalih sang calon pembeli untuk memotong / menawar lebih rendah lagi harga jual.

3. Periksa kelengkapan peralatan darurat termasuk ban serep

Tangan Membuka Pintu Mobil Baru Dan Menyuruh MasukUmumnya, yang termasuk peralatan penting dalam keadaan darurat adalah; peralatan kunci–kunci, baut roda, hingga dongkrak ban pastikan tersedia. Perlengkapan standar mobil ini vital disaat terjadi masalah di jalan. Bila tidak menjumpai peralatan tersebut, langsung tanyakan kepada si pengirim mobil.

Cek keadaan ban serep dengan baik. Salah satu perkara yang pernah terjadi adalah; ban serep langsung digunakan akibat velg mobil yang tergores atau terbentur pembatas jalan. Walaupun bersifat force majeure tapi pemilik mobil baru wajib mengetahui.

4. Cermati semua fitur dan fungsi kendaraan

Tangan menyentuh tombol layar mobil baruPastikan fitur yang ada cocok dengan brosur atau info yang tercantum di website dealer resmi. Tanyakan kepada sales yang mengirim mobil untuk menunjukkan fitur yang kurang dimengerti. Cek apakah tiap fitur bekerja dengan baik. Periksa juga dinginnya AC serta indikator-indikator instrumen lainnya. Bila terdapat simbol yang menyala merah atau kuning berkedip, maka kemungkinan ada sesuatu yang tidak berfungsi lancar pada mobil tersebut.

Seiring perkembangan jaman, fitur mobil pun banyak berubah dan terus mengadopsi hal-hal baru. Dengan memahami semua fitur yang ada, maka dapat mengurangi akibat negatif dari salah penggunaan / pemakaian fitur dengan teknologi canggih yang tersemat dalam mobil.

 

5. Mengetahui jarak tempuh dan bahan bakar

Mobil baru tidak mungkin untuk diterima dengan jarak tempuh 0 km, karena adanya proses pengetesan di pabrik (Jaman dahulu lebih dikenal dengan istilah “Inreyen” / “End-reyen”) Ditambah lagi dengan proses mekanisme penyaluran mobil ke dealer. Batasan wajar untuk jarak tempuh adalah di bawah 50 km. Bila di atas jarak tersebut atau bahkan sampai dengan 100 km, pemilik dapat komplain.

Pada umumnya pihak dealer memiliki kebijakan atau S.O.P policy yang berbeda mengenai seberapa banyak isi BBM mobil tersebut untuk dapat menempuh jarak pengiriman dari gudang sampai tiba di lokasi Anda. Tapi jangan harap tangki akan terisi full. Kecuali untuk pembelian mobil mewah atau premium yang akan memiliki pagu BBM yang lebih tinggi. Sudah wajar bila Anda perlu mengisi BBM untuk pemakaian berikutnya. Situasi ini dapat dipergunakan sekaligus untuk menguji langsung kondisi mobil saat jalan.

6. Menguji kendaraan

Saat pengetesan awal, periksa apakah terdapat bunyi-bunyi tak lumrah dari mesin dan suspensi. Lebih baik untuk didampingi dari pihak dealer atau pengirim. Hal ini akan menjadi bukti untuk mengadukan masalah ke pihak dealer jika terjadi sesuatu malfungsi.

Ketika mobil masih dalam kondisi gress dari dealer, hindari mengemudikan mobil dengan memacu akselerasi tinggi atau menginjak pedal gas terlalu dalam. Jangan meningkatkan kecepatan secara seketika (kick-down) dan pertahankan akselerasi yang terlampau berlebihan ketika menjalankan mobil.

Mengemudikan mobil dengan kecepatan yang tinggi tidak disarankan. Lebih baik untuk memperhatikan supaya mesin mobil bekerja di bawah angka 5,000 RPM atau di bawah kecepatan rata-rata 100 km/jam. Berkendara terlampau cepat akan menciptakan komponen-komponen mesin yang masih baru menjadi lebih cepat bekerja dan ‘lelah’.

Hindari untuk mengentak rem mobil secara mendadak untuk mobil baru yang belum melewati jarak tempuh 500 km, Lakukan pengereman secara perlahan sampai mobil benar-benar berhenti atau mencapai kecepatan yang diinginkan. Di samping itu, saat mengalihkan gigi pun lakukan dengan mulus supaya set kopling bisa beradaptasi dengan komponen lainnya karena faktor ban yang belum lentur sehingga daya cengkram pun masih minim.

7. Memeriksa semua dokumen pengiriman

Hal ini harus diperhatikan karena berkaitan dengan keabsahan dan legalitas dari mobil. Periksalah semua dokumen yang sehubungan dengan pengantaran mobil, kecuali BPKB dan faktur karena memerlukan waktu proses sekian bulan. Lalu untuk pembelian dengan cara kredit, Anda tidak akan bisa melihat dokumen-dokumen tersebut sebelum pokok hutang lunas, pihak leasing akan menyimpan semua jaminan / kolateral atas fasilitas pembiayaan mobil Anda.

Cek kembali data di STNK dengan nomor identitas mobil, nomor rangka dan nomor mesin. Begitu pula dengan nama dan alamat pemilik yang tercetak. Bila terjadi suatu kesalahan, pihak dealer dapat segera memproses dan menggantikan pelat nomor sementara sampai proses pembetulan selesai.

8. Usahakan hadir langsung

Rata-rata dikarenakan kesibukan, yang menerima unit mobil baru adalah orang rumah selain Anda. Usahakan untuk melakukan pengecekan sendiri dan tidak diwakilkan kepada orang lain, supaya jika ada sesuatu hal, pihak dealer pun dapat sigap memberikan solusi. Tanyakan hal lain yang kurang jelas kepada sales yang telah membantu proses pembelian mobil yang biasanya turut hadir dalam prosedur pengantaran mobil. Hindari bertanya kepada pihak driver yang hanya bertugas untuk membawa mobil sampai ke tempat Anda.

So let’s be a smart consumer & selamat mengendarai mobil baru Anda!

Foto ilustrasi cewek keluar pintu serah-terima mobil baru

-hs | some stories are personal-


 

Mobil Terbaru

Related Article 8 tips saat serah terima mobil baru

Honda WR-V meluncur awal tahun depan ?
Sabtu 16 Desember 2017 | All, Artikel

Sekilas tentang Honda WR-V Honda WR-V adalah sebuah mobil crossover compact yang awalnya diperuntukkan pasar Brazil dan India. Mobil ini diluncurkan di Sao Paolo Auto…

PT HPM menanggapi kejadian Honda Brio di Bekasi
Selasa 5 September 2017 | All, Artikel

Pihak Honda-Indonesia mengadakan penyelidikan mengenai penyebab Honda Brio di Bekasi yang mendadak terbakar di Grand Wisata, Tambun, Bekasi. (lebih…)

Merawat AC mobil agar tidak mudah rusak
Kamis 22 Maret 2018 | All, Tips

Jangan abaikan kondisi AC mobil Bengkel AC bukan satu-satunya solusi dalam merawat AC mobil, jika sudah mendatangi sebuah bengkel AC biasanya karena masalah-masalah umum pada…